Surat Cinta untuk Adik Kelas

Dear Ningrum,

Mudah-mudahan Kamu tidak terkejut mendapatkan surat ini.

Ningrum, Aku yakin Kamu sudah tahu denganku karena aku memang terkenal di sekolah kita ini. Hampir semua anak kelas III, kelas II dan kelas I seperti Kamu tahu tentang aku. Ehm, bukannya sombong yah, tapi itulah kenyataannya.

Begini, Ningrum. Aku sudah lama memiliki rasa suka kepadamu. Aku ingat suatu kali saat MOS aku masuk ke kelas Id, aku tertegun melihat ada dua orang cewek yang duduk di bangku paling belakang. Biasanya yang duduk di bangku paling belakang adalah anak cowok. Itu pun anak cowok yang bandel. Karena nggak biasa, aku pandangi wajah dua cewek itu. Hmm… ada degup dalam dadaku ketika aku memandang wajah cewek yang duduk di sebelah kiri. Esok harinya saat kalian sedang istirahat aku tanyakan pada salah satu anak kelas Id tentang namamu. Ternyata namamu sangat indah, Ningrum. Continue reading “Surat Cinta untuk Adik Kelas”

Advertisements

Surat Cinta

Setelah lama ku pendam rasa ini
Akhirnya kuberanikan diri mengungkapkannya
Melalui surat yang sangat spesial ini

Jujur.. saat kupertama melihatmu, aku tertarik, terpesona, tertegun
Kulihat pandangan pertama betapa indah dirimu dan cantik rupamu
Perasaan dihati menjadi sangat indah

Pikiranku hanya menangkapmu sebagai sosok malaikat
Sosok yang paling kudambakan di dunia fana ini
Tidak bisa ku lepas pikiranku dari memikirkanmu

Tapi entahlah tiba-tiba muncul dihatiku apakah pantas aku mendampingimu.
Bidadari pagi yang begitu indah,murni dan sempurna
Aku hanya pria yang biasa hidup didunia fana

Tapi saat ini kuberanikan diri tuk meluapkan isi hati ini
“Aku Cinta padamu”
Apapun yang kamu pikirkan,inilah yang sedang kurasa
Cintaku padamu akan ku pelihara
Sampai akhir hayat memisahkan kita

Kuharap sepucuk surat spesial ini
Dapat engkau balas dengan sepenuh hati

Tertanda yang mencintaimu,

Blog Diawali

Asal surat dari blog diawali.blogspot.com

Me and People

Kehidupan yang saya jalani dari dulu hingga sekarang tidaklah terlepas dari campur tangan orang lain. Sudah banyak uluran tangan yang aku rasakan. Saat masih SD, saya memperoleh beasiswa dari lembaga BKM, perbulan sebesar Rp.60.000. Bukan hanya itu saja, karena prestasi yang saya miliki cukup baik, saya juga memperoleh keringan biaya pendidikan dari Kepala Sekolah, itu merupakan hal yang paling membanggakan bagi saya. Setelah lulus SD, saya didaftarkan oleh sekolah untuk mengikuti seleksi masuk di SMP swasta YPPSB. Semua berkas di uruskan oleh sekolah. Saya hanya mengikuti tes dan menunggu pengumuman dari pihak penyelenggara. Begitu pengumuman ditempel, saya sangat kaget. Saat itu nama saya berada diurutan ke- 6 dari sepuluh peserta beasiswa yang lulus tes masuk di SMP YPPSB. Lagi-lagi itu membuat saya bangga. Namun, kebanggaan yang saya miliki tidaklah terlepas dari orang-orang disekitarku. Terima Kasih Pak Martinus, Bu Indri, Bu Ester Tappi, Bu Nurhayati, Bu Normiati, Bu Eka Usbika Siska, dan semua guru-guru SD yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu. Saat sekolah di SMP YPPSB. Bersambung …

Dan sekarang, saatnya saya memberikan uluran tangan kepada yang membutuhkan, tapi kapan ? ya sekarang